Anti Ribet, Begini Cara Mudah Budidaya Bayam Cabut

Bayam merupakan jenis tumbuhan yang ditanam yang berasal dari daerah tropik Amerika. Tanaman bayam dikenal dengan kandungannya yang tinggi zat besi. Bayam memiliki batang berair dan agak berkayu dan bertangkai.

Bayam cabut banyak dibudidaya di Indonesia, salah satunya adalah bayam cabut yang memiliki batang kemerahan dan keputihan. Syarat tumbuh bayam cabut adalah ditanam di dataran tinggi dengan tanah yang memiliki unsur hara tinggi.

Berikut cara budidaya bayam cabut.

1. Siapkan benih

Pilih benih dengan kualitas unggul, belilah di toko pertanian. Kamu bisa juga membeli benih bayam yang sudah didapatkan dari tanaman sebelumnya. 

2. Cara menanam

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menanam benih bayam cabut ini, diantaranya:
- Tabur di larikan

Buat bedengan dan biarkan selama 7-10 hari setelah itu berikan pupuk dasar lalu disiram sampai basah. Kemudian buat larikan pada bedengan, beri jarak 10-15 cm. Selanjutnya tabur benih di larikan tersebut.

- Tabur langsung

Selanjutnya kamu bisa menabur langsung benih pada bedengan. Kamu bisa menebar benih dengan rata di atas bedengan. Untuk menghindari jarak tanam yang rapat kamu bisa mencampurkan benih dengan kompos. 

3. Perawatan

Penyiraman: Lakukan penyiraman dua kali sehari pada pagi dan sore hari disesuaikan dengan kondisi tanah. Pastikan tanah selalu terjaga kelembapan terlebih saat sebelum benih berkecambah.
Penyiangan: Bersihkan areal lahan dari gulma atau rumput, cabut rumput yang ada di sekitar tanaman. Sebab keberadaan gulma akan mengganggu pertumbuhan tanaman utama.
Pemupukan tambahan: Berikan pupuk susulan perlu diberikan agar tanaman bayam tumbuh dengan subur. Larutkan segenggam pupuk urea dengan 20 liter air lalu disiram ke tanaman. Berikan pupuk susulan dapat dilakukan seminggu sekali atau menyesuaikan kondisi tanah.

4. Pengendalian hama dan penyakit

Hama yang biasa ditemui pada bayam cabut adalah oteng-oteng, ulat belalang, ulat kamu bisa menyemprotkan dengan insektisida seperti matador, regent dan yang lainnya. Pastikan drainase baik agar tidak terserang jamur dan busuk.

5. Proses panen

Bayam cabut butuh waktu sebentar untuk dipanen dengan waktu 20-25 hari setelah benih ditabur. Seperti namanya prose panennya bisa dicabut hingga akarnya. Namun panen bayam yang sudah memiliki tinggi sekitar 20 cm, untuk yang kecil biarkan hingga tumbuh.

KOMENTAR

Anda harus login untuk bisa memberi komentar, login disini

  • Yakin ingin menghapus komentar ini?

    Dheane

    Jumat, 21 Januari 2022 | 16:44 WIB

    bayem cabut ada juga ya

    • Yakin ingin menghapus komentar ini?

      DeniBotak

      Jumat, 21 Januari 2022 | 16:44 WIB

      ada kaka